Minggu, 28 Juni 2026 pukul 02:09 WIB

Manny Pacquiao Bidik Liam Paro untuk Gelar Juara Dunia

Manny Pacquiao Bidik Liam Paro untuk Gelar Juara Dunia

Manny Pacquiao Bidik Liam Paro untuk Gelar Juara Dunia

Rencana kembalinya legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao, ke atas ring semakin menemui titik terang. Menyusul tertundanya wacana duel ulang melawan Floyd Mayweather Jr. hingga tahun 2027, "Pac-Man" kini tidak perlu menunggu lagi dan langsung mengalihkan fokusnya untuk memperebutkan sabuk juara dunia pada September atau Oktober mendatang di Las Vegas.

Kandidat Kuat Sang Penantang

Daftar calon lawan realistis untuk perebutan gelar kini mengerucut tajam. Nama-nama populer seperti Ryan Garcia, Devin Haney, hingga Rolly Romero dilaporkan telah memiliki kesepakatan dan agenda pertarungan lain. Situasi ini membuka jalan lebar bagi sang juara baru IBF, Liam Paro, untuk menjadi kandidat terdepan.

Bagi Paro, yang baru saja merebut gelar IBF usai menumbangkan Lewis Crocker, kesempatan berhadapan dengan ikon tinju dunia ini merupakan daya tawar tinggi sekaligus peluang emas untuk meraih bayaran terbesar sepanjang karier profesionalnya.

Peluang Mengukir Sejarah Baru

Kemampuan Pacquiao di level elit masih sangat mumpuni. Hal ini terbukti saat ia mampu menahan imbang juara WBC, Mario Barrios, dalam laga profesional perdananya setelah empat tahun vakum. Jika kesepakatan dengan Paro terwujud dan Pacquiao berhasil merampas sabuk tersebut, sejarah besar akan tercipta:

  • Mempertajam Rekor Pribadi: Di usia 47 tahun, Pacquiao akan memperpanjang rekornya sendiri sebagai pemegang gelar juara dunia kelas welter tertua dalam sejarah tinju (selisih tujuh tahun dari rekor sebelumnya).
  • Legenda Lintas Generasi: Kemenangan ini akan menggeser posisi George Foreman, menempatkan Pacquiao di urutan kedua sebagai juara dunia tertua di semua kelas sepanjang masa, hanya berada di belakang Bernard Hopkins.

Dengan absennya Mayweather dalam jadwal terdekat, Pacquiao kini memiliki kebebasan penuh untuk memburu sabuk juara dunia alih-alih hanya duduk diam menunggu pertandingan ekshibisi yang belum pasti.

Administrator

Redaksi Sensusindonesia