Pasca kemenangan TKO atas Rico Verhoeven, posisi Oleksandr Usyk di kancah tinju kelas berat dunia kembali memicu diskusi hangat. Walaupun sukses mempertahankan rekor sempurnanya, performa sang petarung Ukraina tersebut sempat mendapat sorotan karena mendapat tantangan berat dari juara kickboxing asal Belanda itu.
Kini, arah karier Usyk menjadi teka-teki besar. Banyak pihak mendesak agar dia segera meladeni penantang wajib WBC, Agit Kabayel. Kabayel sendiri sedang naik daun setelah sederet kemenangan krusial yang membuatnya menyandang gelar juara interim WBC.
Namun, pihak manajemen Usyk bersikap tenang. Serge Lapin, selaku direktur tim, menekankan bahwa laga melawan Kabayel tidak bisa diputuskan sekadar karena desakan netizen atau opini publik. Baginya, pertarungan kelas wahid memerlukan kalkulasi bisnis yang matang, mulai dari dukungan sponsor, pihak penyiar, hingga struktur komersial yang solid.
"Usyk berada di level yang berbeda. Setiap langkahnya harus memperhitungkan nilai olahraga dan nilai komersial," tegas Lapin. Ia pun menambahkan bahwa timnya sedang mempelajari berbagai opsi lawan lain yang lebih strategis.
Ketidakpastian ini memunculkan skenario di mana Usyk mungkin melepaskan sabuk WBC miliknya jika ia memilih jalur lain. Jika itu terjadi, Agit Kabayel berpotensi otomatis naik takhta menjadi juara dunia kelas berat WBC penuh. Keputusan final mengenai masa depan Usyk diharapkan segera terjawab dalam waktu dekat.