Legenda tinju dunia, Manny Pacquiao, kembali mendapat pengakuan luar biasa. Kali ini, pujian datang dari sesama legenda, Oscar De La Hoya. Dalam sebuah pernyataan terbuka, pria yang dijuluki 'Golden Boy' itu tidak ragu menobatkan Pacquiao sebagai petinju paling hebat yang pernah berdiri di hadapannya di atas ring.
De La Hoya, yang sepanjang kariernya telah berhadapan dengan deretan petarung kelas dunia seperti Floyd Mayweather Jr. hingga Shane Mosley, merasa bahwa kombinasi keahlian yang dimiliki 'PacMan' tidak tertandingi. Baginya, kecepatan, kekuatan, hingga kecerdasan taktis Pacquiao berada di dimensi yang berbeda dibandingkan lawan lainnya.
Kenangan pahit sekaligus manis bagi De La Hoya terjadi pada Desember 2008. Saat itu, meski secara fisik diunggulkan karena postur tubuh yang lebih besar, ia justru harus mengakui dominasi mutlak Pacquiao hingga pertandingan terpaksa dihentikan di ronde kedelapan. Kekalahan itu menjadi salah satu titik balik dalam sejarah karier Pacquiao.
Menariknya, De La Hoya juga memberikan opini terkait debat abadi tentang siapa yang akan menang jika Pacquiao bertemu Mayweather di puncak masa keemasan mereka. Menurutnya, Pacquiao punya potensi besar untuk keluar sebagai pemenang dalam duel impian tersebut.
Hingga saat ini, warisan Pacquiao sebagai satu-satunya petinju yang sukses meraih titel juara dunia di delapan divisi berbeda tetap menjadi standar emas. Pujian dari seorang rival sekaliber De La Hoya semakin mengukuhkan posisi petinju asal Filipina tersebut dalam daftar petinju terbaik sepanjang masa.